Jumat, 23 Mei 2014

Seminar Parenting Selasa, 06/05/2014 @SD Intis School Yk by ust. Cahyadi Takariawan (Jogja Family Center)
HP : +6281392022222
PIN BB : 2A3BCFF4
Email : takariawan@yahoo.com
Blog : www.cahyadi-takariawan.web.id
Blog : www.kompasiana.com/PakCah
FB : Cahyadi Takariawan (fp)
Twitter : @PakCah

PENDIDIKAN SEKS UNTUK ANAK

Kekerasan pada anak justru banyak terjadi dalam rumah tangga. Ada 3 macam kekerasan, yaitu kekerasan seksual, fisik & psikis. Yg paling banyak terjadi adalah kekerasan seksual.

Potret Buram Generasi Muda
Di Indonesia setiap menit terjadi 5x aborsi (2.5jt kejadian per th) & pelaku aborsi kebanyakan adalah remaja usia 15-24th (usia sekolah). Menurut survei, 8 dari 10 remaja di Yogyakarta pernah melakukan seks pra nikah & 98% nya mengaku pernah melakukan aborsi.

Perilaku seksual remaja SMP & SMU :
♡93,7% pernah ciuman, petting, oral seks.
♡62,7% remaja SMP tidak perawan.
♡21,2% remaja SMU pernah aborsi.
♡97% pernah nonton film porno.

Mengapa Terjadi Penyimpangan?
Hal itu terjadi bukan karena anak tidak mendapat pendidikan seks sejak dini tapi karena ortu kurang dalam menanamkan iman yg kuat & pendidikan integratif pada anak. Anak perlu mendapatkan informasi tentang seks yg benar dari ortu.

Menyiapkan Generasi Pemimpin Bangsa
Dimulai dari dalam keluarga.
Ada 7 macam pendidikan integratif dalam keluarga: pendidikan iman, moral, fisik, intelektual, psikis, sosial & seksual.

DASAR-DASAR PENDIDIKAN SEKS DALAM KELUARGA

1. Mengenalkan Jati Diri & Identitas
★Allah menciptakan laki-laki & perempuan.
★Ada identitas yg berbeda antara laki-laki & perempuan.
★Ada kehormatan yg harus dijaga antara laki-laki & perempuan.
Dalam kasus perceraian biasanya alasannya karena suami bilang istri tidak seperti dirinya. Padahal memang istri tidak bisa seperti suami karena suami laki-laki & istri perempuan (perlu ditekankan sejak dini perbedaan laki-laki & perempuan). Banyak masalah terjadi karena tidak mau belajar dari masalah orang lain.

2. Pengajaran Fikih Laki-laki & Perempuan
Fikih perempuan itu tidak hanya membahas soal darah (darah haid, nifas, istihadhoh). Tapi lebih luas lagi.
★Laki-laki & perempuan memiliki anatomi fisiologi tubuh yg berbeda yg berdampak pada perbedaan beberapa fungsi seperti fungsi reproduksi.
★Perlu diajarkan tentang fikih laki-laki & perempuan, juga fikih interaksi laki-laki & perempuan sejak dini.

3. Konsep Aurat
★Harus diajarkan tentang konsep aurat & tuntunan menutup serta menjaga aurat.
★Aurat adalah kehormatan yg harus dijaga & dilindungi
★Aplikasi dalam bentuk pakaian, pandangan & perbuatan.
Anak laki-laki diajarkan untuk selalu menundukkan pandangan. Sedangkan bagi anak perempuan diajarkan untuk menempatkan aurat pada sisi yg terhormat, tidak bisa dilihat & disentuh oleh orang lain.
Kenalkan aurat sejak kecil dengan cara memandikan anak yg tidak mengumbar aurat, setelah mandi anak diajarkan tidak keluar kamar sebelum memakai baju (menutup aurat).

4. Aplikasi 3 Waktu Aurat
QS. An-Nur 24:58
"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya'. (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

Umar bin Khattab ra mengatakan, "Ajarilah istrimu dengan Surat An-Nur!" (Surat An-Nur banyak membahas pengaturan hidup rumah tangga). Maksud kalimat 'ajarilah istrimu' berarti suami harus sudah memahami dulu Surat An-Nur.
Dalam QS. An-Nur 58 di atas diajarkan bahwa anak balita jika mau masuk kamar ortu harus minta ijin terutama di 3 waktu (sebelum Subuh, tengah hari & sesudah Isya'). Karena pada waktu tsb biasanya ortu belum sempurna menutup aurat (masih pakai baju tidur dll.)
Sisi syariat dalam rumah bukan hanya mengucap salam ketika masuk rumah tapi juga termasuk dalam membuat ruangan dalam rumah & fungsi-fungsinya.
Kamar itu harus definitif. Kamar tidur ortu harus tersekat dari segi penglihatan & pendengaran. Ruang tamu jg harus tersekat agar tamu tidak leluasa melihat isi rumah.

5. Bagi Anak Yg Sudah Baligh
Jika mau masuk kamar ortu harus minta ijin pada smua waktu (tidak hanya pada 3 waktu di atas).
QS. An-Nur 24:59
"Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur baligh, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayatNya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

6. Pemisahan Tempat Tidur
Dalam QS. An Nur 58 disebutkan, anak yg belum baligh klo mau masuk kamar tidur ortu harus minta ijin, hal ini menandakan bahwa si anak sudah pisah tempat tidur dengan ortunya.
Bayi yg masih menyusui eksklusif 2 th masih boleh 1 kamar dengan ortunya tapi bila sudah disapih sebaiknya pisah kamar.

7. Pemisahan Anak Laki-laki & Perempuan
Pisahkan anak laki-laki & perempuan di tempat tidur mereka ketika sudah berumur 10th sebagai antisipasi timbulnya syahwat di antara mereka meskipun mereka bersaudara kandung.

8. Aplikasi Desain Rumah
Rumah yg ideal mencakup adanya kamar tidur suami istri,  kamar tidur anak perempuan, kamar tidur anak laki-laki, kamar tidur tamu, kamar tidur pembantu, ruang tamu, ruang keluarga, musholla, kamar mandi, dapur, gudang dll.
Jika rumah tipe sederhana cuma ada 2 kamar tidur maka kamar yg 1 untuk ortu (suami istri) & yg 1 lagi untuk anak perempuan, sedangkan anak laki-laki bisa tidur di ruang keluarga/ruang tamu.
Anak perempuan harus dibuatkan kamar tersendiri karena perempuan itu banyak auratnya, bisa membangkitkan syahwat bahkan bagi ayah/saudara laki-lakinya.
Jika ada pembantu RT perempuan maka harus dilindungi kehormatannya dengan disediakan kamar walopun sesederhana mungkin.

9. Berdiskusi Dengan Anak
♡Temani anak untuk tumbuh & berkembang, sesibuk apapun anda.
♡Jadilah tempat curhat yg baik saat anak menginjak remaja.
♡Temani anak menghadapi permasalahan remajanya.
Jangan bohong pada anak karena akan membahayakan jiwanya. Misal anak bertanya apa itu "diperkosa", ortu bilang diperkosa = dipukuli. Kelak si anak mau saja ketika diajak temannya laki-laki keluar dengan dibelikan makan/permen. Anak tidak merasa bahaya karena tidak dipukuli, padahal bisa saja dia kemudian diperkosa oleh teman laki-lakinya tsb.
Anak ditekankan tidak boleh memperlihatkan auratnya & ditekankan juga bagian tubuhnya yg mana saja yg tidak boleh dipegang orang lain. Jika dipegang berarti sudah ada indikasi kekerasan seksual maka anak harus berteriak/menolak.
Dialog keluarga itu penting untuk menjelaskan hal-hal yg mungkin berbeda persepsinya. Dialog sebaiknya dilakukan secara rutin jadi temanya bisa ganti-ganti terus.
Jika anak bertanya, coba cek dulu pertanyaan anak, tanyakan apa istilah tsb menurut anak. Jadi misal anak bertanya "apa itu diperkosa?" maka coba tanyakan apa arti istilah tsb menurut pemahaman si anak. Jika sudah benar maka ortu bisa mempertegas lagi & jika salah maka ortu bisa memberikan pengertian yg benar. Jika tidak ada pertanyaan, mungkin karena anak malu maka bisa dipancing. Misalnya tanyakan, "Nak, bagaimana menurutmu kasus yg terjadi di JIS sana?"

10. Sinergi : Rumah, Masyarakat, Sekolah & Pemerintah
★Membangun kesamaan visi di dalam lingkungan keluarga, sekolah & masyarakat.
★Komunikasi pihak keluarga & sekolah.
★Pendidikan integratif di rumah, sekolah & masyarakat.

Rabu, 14 Mei 2014

Catatan Mulazamah, Tarbiyatul
Aulad
Ahad, 11 Mei 2014
Asatidz: Ummu Zahro
Belajar mengenai parenting tidak
menunggu ketika kita sudah
menikah atau akan menikah. Tapi,
jauh….sebelum itu belajarlah
mengenai bagaimana mendidik
anak, bagaimana akan mengasuh
anak kita, karena mendidik anak
bukan seperti mendidik lumba-
lumba yang hanya membutuhkan
skill untuk menjadi cerdas dan
terampil. Tetapi mendidik anak
adalah mendidik dengan hati,
dengan iman, mengembalikan
fitrahnya untuk mengenal siapa
dirinya, yaitu hamba Allah yang
selalu beribadah.
Saat ini banyak orang ketika
berbicara tentang pendidikan maka
hanya mempertimbangkan aspek
kogntif. Padahal Allah berikan kita
bukan hanya akal, tetapi ada ruh,
afektif, dll. Itulah mengapa
sekarang banyak orang tua yang
mencari nafkah yang banyak agar
orang tuanya mampu
menyekolahkan anaknya di sekolah
yang mahal.
Mba Miftah dulu punya keinginan
kerja yang besar, kalaupun tidak
bisa jadi dosen menjadi guru pun
tidak apa-apa. Saking besarnya
keinginan tersebut beliau sudah
sampai melamar kemana-mana.
Tapi memang jalannya Allah, suami
tidak ridho, dan suami mba miftah
menyampaikan sebuah perkataan
yang ini sangat menohok sekali
“Apa gunanya seorang ibu
mengajar anak-anak orang lain tapi
siapa yang mengajari anaknya
sendiri.” Dari situlah akhirnya
beliau mengurungkan keinginannya.
Mba Miftah tetap memohon kepada
Allah tetap bisa memberikan
manfaat kepada orang lain
walaupun tidak dengan cara
mendidik anak-anak orang lain.
Selama berinteraksi kepada
beberapa orang di Jogja beliau
menemukan beragam orang dengan
latar belakang keluarga yang
bervariasi. Ada yang memlih
pacaran, dengan alasan kurang
perhatian dari orang tua. Lebih
memilih mencurahkan kasih
sayangnya kepada laki-laki karena
tidak mendapatkan kasih sayang
dari ayahnya. Ternyata kelekatan,
bonding antara anggota keluarga
sangat penting. Membangun
kehangatan antara anak-orangtua.
Dalam hidup ini ada jaur takwa dan
jalur fatwa. Jalur fatwa itu di
pinggir-pinggir jurang, Boleh
dilakukan tapi beresiko. jalur takwa
itu jalan di tengah sudah enak. Nah
tinggal dipilih mau memilih jalur
yang mana.
Ada anggapan bahwa orang tua
yang baik adalah orang tua yang
menerima segala yang ada dalam
dirinya, perilakunya perbuatannya.
Kalau kita mau jujur sebagai orang
tua tidak semua perilaku anak mau
kita terima. Kita boleh tidak suka
dengan perilakunya bukan pada
anaknya. Nah tinggal bagaimana
cara mengkomunikasikannya.
Dalam bekeluarga yang paling
penting adalah keluarga kita mau
dibawa kemana, anak-anak kita
mau dididik seperti apa.
Tantangan digital, itu kembali pada
diri kita. Sejak tahun 2009 sudah
stop menonton TV. Awalnya masih
nonton beberapa acara berita.
Zahro masih satu tahun. Ketika Mba
Miftah menonton tv, Zahro asik
main sendiri. Tapi suatu hari, Zahro
bilang:”Aw,aw,aw” (iklan AW
ayam). Mba Miftah kaget kapan
Zahro menangkap itu. Sejak saat
itulah beliau memutuskan untuk
stop menonton TV sama sekali.
Karena kita tidak tahu saat
kapankah anak merekam acara tv.
Ada temen2 yang bilang kalau
didampingi kan gapapa, toh banyak
acara TV yang bermanfaat. Lalu
beliau berkata ,”Lebih baik saya
kehilangan sedikit manfaat
daripada menanggung mudharat
yang lebih besar.” Jalan tengah
untuk itu adalah berlangganan
internet dan download film yang
sudah difilter. Itupun masih ada
efeknya, contoh menonton upin ipin
Mba Zahro jadi senang berbahasa
melayu dan suka membanding-band
ingkan antara umminya dengan kak
ros.
Mengenai gadget, kalau beliau
hanya sesekali ketika beliau sedang
mengisi suatu acara. Dan
alhamdulillahnya mba zahro anak
yang tidak kecanduan game.
Amannya adalah tidak mengunduh
yang aneh-aneh. Ada satu
temannya mba miftah yang dateng
suami-istri dari Jakarta, bapak-
ibunya bekerja bahkan sebelum
subuh sudah bekerja dan pulangnya
jam 9 malam. Anak yang kecil
tinggal di rumah bersama
pembantunya dan dapat menonton
TV bisa sampai 24 jam. Alasan
orang tuanya gapapa kan sudah
ditentukan acara filmnya. Menonton
acara yang tidak aman dengan
menonton film anak dengan waktu
yang sangat panjang dampaknya
sama bagi kesehatan anak.
Secara teori psikologi dibawah 2
tahun anak tidak boleh menonton
TV sama sekali, 2-4 tahun
menonton 1-2 jam, kalau sudah
masuk sekolah boleh menonton TV
sesuai dengan kesepakatan. Jangan
memberikan kemudahan bagi hal-
hal yang melenakan anak, kasih aja
rules.
Kalau di psikologi ada istilah token
economy, memberikan sesuatu
kepada anak dengan syarat dulu.
Misal anaknya ingin mengunjungi
wahana permainan air, nah ibunya
mengadakan kesepakatan anaknya
bisa kesana tetapi selama seminggu
tidak diberikan uang jajan, uang
jajannya ditabung. Akhirnya
anaknya selama seminggu tidak
diberikan uang jajan Hanya salah
satu metode. Nggak perlu banyak
memainkan kata-kata kepada anak-
anak yang terpenting mengetahui
trik-trik yang harus dilakukan.
Bagaimana sih kok mba zahro dari
kecil udah cinta sholat?
Ini jawaban ummu zahro, kalau itu
kan basic alhamdulillaah Allah
kasih suami yang sholih banget
sehingga harus mengimbangi. Anak
itu melihat kita. Misal, suami sudah
bergerak menuju masjid, saya harus
bergegas juga untuk sholat. Dan
aktivitas itu yang selalu dilihat. Dari
umur 2 tahun sudah diberikan
mukenah. Dari dua tahun sudah
melihat gerakan sholat, diajak
sholat bareng. Akhrnya mulai umur
4 tahun mba zahro sudah sholat 5
waktu sampai sekarang. Kalau
umminya lagi haid mba zahro
bangun sendiri untuk sholat shubuh.
Kualitas sholat belum menjadi
penilaian, nanti setelah 7 tahun.
Pas temennya dateng sore, mba
zahro bilang ke temennya sebentar
ya aku sholat dulu. Jadi yang
terpenting kesadaran sholatnya
sudah tumbuh.
Apa yang kita lakukan tidak bisa
kita lakukan sendiri tapi Allah yang
membantu. Jadi kalau ada yang kita
mau maka minta pada Allah
semoga Allah mudahkan. Ketika
kita meminta kepada Allah maka
InsyaAllah Allah akan membantu
kita apapun itu.
Bagaimana saat mengambil
keputusan homeschooling?
Sejak Mba Miftah kuliah sudah
membaca buku panduan
homeschooling. Pertama beliau
membaca tentang kisahnya Kak
Seto, orang dengan kapasitas
seperti Kak Seto saja anak-anaknya
homeschooling. Berarti tidak ada
yang salah dengan homeschooling.
Awalnya Mba Zahro masuk Salman
Al Farisi sejak 3 tahun. Saat itu Mba
Miftah menggunakan pengasuh
untuk menemani mba zahro.
Sebenarnya kalau kita memakai
pengasuh sebenarnya kayak kita
nambah anak. Ada beban tambahan
lagi.
Setelah lulus S2 masih ada harapan
untuk bekerja. Tahun 2013 ke Aceh,
saat perjalanan itulah Mba Miftah
mendapat hidayah untuk memakai
niqob. Oktober tahun 2013 beliau
sudah bertemu dengan keluarga
yang homeschooling, sebenarnya
mereka lebih ke anschooling
karena tidak terstrutur. Jadi anak
mau belajar apa ya belajar itu.
Perkembangan anak-anaknya
cepat, hafalannya cepat, dll.
Dengan homeschooling semua hal
bisa menjadi media belajar.
Namanya anak semua aktivitas
mereka sebenarnya belajar. Mba
Miftah melaksanakan
homeschooling berawal ketika mba
zahro sakit flek dan harus istirahat
sebulan di rumah. Dan selama
sebulan itu kan tidak mungkin di
rumah tidak melakukan apa-apa.
Akhirnya beraktivitas dengan
umminya, jalan-jalan, membuat
craft. Dan kok merasakan asik
banget. Pada suatu shubuh mba
miftah diberi kekuatan kepada
Allah untuk menanyakan kepada
mba zahro untuk homeschooling.
Untuk isu social abuse solusinya
adalah bukan mengajarkan tentang
sexual education, tetapi
kenalkanlah pada aurat. Misal,
kamu perempuan dan bagian-bagian
ini namanya aurat. Kalau aurat
harus ditutup tidak boleh dikasih
lihat pada orang lain.
Bagi saya penting untuk mengetahui
siapa teman-teman anak kita.
Bagaimana latar belakang
keluarganya. Pastikan apakah
teman-teman anak kita
memberikan impact pada anak kita,
dan sebaliknya apakah anak kita
memberikan impact positif kepada
temannya.
Untuk mengajarkan sosialnya,
kalau dia mau berkenalan maka
kenalan sendiri, kalau ke toko mba
zahro diajarkan untuk bertransaksi
sendiri.
Perlu juga mengkomunikasikan
kepada mertua dan orang tua kita
yang terlibat juga dalam mendidik
anak bagaimana pola pendidikan
yang sudah kita terapkan. Misal. Di
rumah sudah dikondisikan untuk
tidak menonton TV maka
komunikasikan juga dengan mertua
dan orang tua untuk tidak
menonton TV ketika di rumah
eyangnya.
Konsep rezeki itu seperti nyamuk
dan cicak. Cicak itu di dinding
nyamuk itu terbang, cicak makan
nyamuk yang terbang, tapi kuasa
Allah Ta’ala yang mendatangkan
nyamuk untuk dimakan cicak. Yang
terpenting adalah terus
memperbaiki diri dengan keimanan
dan melurukan niat, Biarkan Allah
yang mengirimkan rezeki itu.
Alhamdulillaah, sedikit berbagi
catatan dari berguru dengan
seseorang yang berilmu. Catatan
ini hanya bagian kecil dari jejak
menyimak ilmu beliau. Masih
banyak yang belum mampu saya
tuliskan. Semoga yang sedikit ini
memberi manfaat

Senin, 05 Mei 2014

muhasabah diri

kita tdk tw bgmn nanti kita akan mati.pernah dengar kisah seorang pezina yg mati krn memberikan minum seekor anjing yg hmpir sekarat.dn dia masuk surga dg amalan itu.
pernah dengar lg kisah seorg alim ulama yg akhirnya mati dlm keadaan kematian yg buruk.
amalan apa yg kira2 akan membuat kita masuk surga?
hmmm pernah dengar jg ketika org bodoh beribadah itu ibadahny sia2.krn dia tdk punya ilmu dlm melakukan ibadah itu.pertanyaannya apakah sholat,ibadah kita sdh d dasari ilmu?
namun ketika sdh berilmu,hafal al qur'an,hadist, masih ada ujian keikhlasan yg luar biasa besar dampaknya.andai seorang yg sholatnya sdh shahih n mumtaz secara dzahir.apakah keikhlasas it msh d hati?
subhanallah :-( bnyk catatan diri ini.jika aku ingin masuk surga kira2 amalan apa yg pantas kupersembahkan utk kunci dlm surga itu :-(
sholat tepat waktu????? :-(
puasa sunnah n lillah???? :-(
tilawah dg benar????? :-(
amalan yaumiyah????? :-(
klo dihitung sj msh bnyk dosanya :-( ya Allah kalau tdk ad pertolonganmu rasanya hmpir tak mungkin bs masuk surga :-(

GERAKAN KOMUNITAS ODOJ " REKOR DUNIA"

��Direktur Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana mengakui bahwa komunitas One Day One Juz (ODOJ) yang menyelenggarakan membaca Al-Qur'an secara bersama-sama belum pernah dia dengar sebelumnya baik di Indonesia maupun di dunia.

"Saya belum pernah mendengar ada peristiwa yang sedemikian dahsyat seperti yang terjadi hari ini. Ini menunjukkan kerendahan hati anda semua," ujar Jaya Suprana sebelum menyerahkan piagam rekor MURI untuk komunitas ODOJ di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad (4/5).

Dia mengatakan, awalnya yang diajukan ke MURI waktu itu adalah sebagai rekor Indonesia.

"Namun setelah menyaksikan apa yang telah terjadi disini, maka kami tidak memberikan rekor ini sebagai rekor Indonesia, kami dengan sangat menyesal tidak akan memberikan sebagai rekor Indonesia, karena rekor ini adalah rekor dunia," lanjut Jaya yang disambut pekikan takbir oleh para ODOJers yang memenuhi ruangan Masjid Istiqlal.

Jaya mengatakan peristiwa ini adalah peristiwa yang sangat mengharukan. Gerakan One Day One Juz ini adalah untuk memanggil bangsa Indonesia.

"Karena ini adalah rekor dunia, maka yang menerima panggilan untuk gerakan ini bukan hanya bangsa Indonesia tetapi seluruh umat manusia di planet bumi ini," katanya.

"Atas rekor membaca Al-Qur'an dengan peserta terbanyak dianugerahkan kepada komunitas One Day One Juz," ujar Jaya Suprana saat menyerahkan piagam rekor dari MURI tersebut.

MENGAPA RIDHO SUAMI ITU SYURGA BAGI PARA ISTRI ? 1. Suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri. 2. Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa.Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu, perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya. 3. Suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu.Padahal dia tahu, di sisi ALLAH, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya.Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi ALLAH. 4. Suami berusaha menutupi masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikannya sendiri.Sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu memberi solusi.padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yang lebih besar.namun tetap saja masalahmu di utamakan dibandingkan masalah yang dihadapi sendiri. 5. Suami berusaha memahami bahasa diammu,bahasa tangisanmu sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja.Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali. 6. Bila engkau melakukan maksiat,maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di tuntut ke neraka karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggung jawabkannya sendiri. Subhanallah.... Semoga wanita yg membaca tulisan ini mendapatkan suami/jodoh yg sholeh dan menjadi istri yg berbakti pada suami.....