Di dalam tiap satuan pengajaran baik ditingkat SMP, SMA/SMK, hingga perguruan tinggi kita mengenal laboratoirum sebagai salah satu penunjang pembelajaran yang kita jalani. Beberapa hal yang tidak bisa kita lakukan di ruang kelas bisa kita lakukan di laboratorium atau yang lebih umum kita memanggilnya Lab saja.
Definisi lab menurut Wikipedia adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Dan terdapat klasifikasi-klasifikasi tertentu pada tiap laboratorium, lebih sering berdasarkan ilmu yang ingin di dalami di lab tersebut. Beberapa contoh laboratorium tersebut adalah: laboratorium fisika, laboratorium biologi, laboratorium kimia, laboratorium bahasa, laboratorium computer, dan laboratorium social.
Secara tampak mata kita akan mudah mengidentifikasi laboratorium-laboratorium diatas kecuali laboratorium social. Laboratorium social adalah laboratorium yang digunakan seseorang untuk menglihat dan mengamati sebuah gejala dan fenomen social yang terjadi. Laboratorium social bisa dilakukan dimana saja baik itu di kelas, di kantor, di pasar, dan semua tempat yang memiliki kejelasan batasan dan orang yang diamati. Hal inilah yang menyebabkan tidak ada tempat khusus yang diberikan untuk laboratorium ilmu social. Berbeda dengan laboratorium bahasa yang memiliki sarana dan prasarana yang khusus, tidak ada peralatan khusus yang harus tersedia pada laboratorium social ini. Dan pengamat bisa melakukan dan memilih tempat yang sesuai dengan penelitian yang ingin dilakukan.
Dan secara objek yang akan diteliti kita akan melihat perbedaan mendasar yang ada pada laboratorium eksakta dan laboratorium social. Pada laboratorium eksakta sangat mungkin kita menciptakan sebuah gelaja ilmiah dan mengamatinya dalam sebuah laboratorium. Namun untuk objek pengamatan pada penelitian social akan sangat sulit menciptakan gejala social yang ada. Sehingga lebih sering kita mengamati gejala social yang ada dan menuangkannya dalam sebuah teori social.
Sering terdengar akan adanya pengembangan sekolah atau kampus menjadi laboratorium social berdasarkan tema, visi, dan misi sekolah yang akan diangkat. Hal ini menunjukkan sekolah bisa dijadikan sebuah leboratorium social. Di sekolah tersebut ada guru, murid, dan komponen-komponen lain di dalamnya yang bisa diamati secara jelas adanya gejala social yang mungkin ditimbulkan dan menggabungkannya dalam hipotesis yang dibuat. Hal ini berbeda dengan laboratorium eksakta yang memiliki kecendrungan dan kondisi-kondisi khusus sehingga tidak setiap tempat bisa dilakukan pengamatan dan penyelidikan. Misalnya untuk mengamati sebuah perkembangan sel kita harus menemukan sel dengan ketentuan tertentu dan di amati pada sebuah mikroskop yang harus terdapat cahaya yang cukup dan dengan perbesaran yang tepat. Salah pada sebuah variable saja akan menyebabkan hasil yang ditampilkan berbeda dan akan berbeda pula dari hipotesis semula yang kita ajukan.
Penerapan variable-variable yang digunakan dalam laboratorium juga sangat berperan. Pada laboratorium eksakta berbagai macam alat dan bahan yang ada di dalamnya bisa digunakan menjadi variable-variable guna mendukung penelitian. Sedangkan pada laboratorium social gejala-gejala social dan batasan-batasan sosiallah yang menjadikan batasan sebuah penelitian social pada laboratorium social.
Dalam laboratorium eksakta sangat dimungkinkan kita membuat sebuah teori baru dan mencobanya. Hal ini berbeda dengan laboratorium social yang umumnya berupa tempat-tempat umum yang dikhususkan menjadi tempat penelitian, teori yang muncul adalah kejadian-kejadian yang sudah ada dan tinggal menuangkannya dalam sebuah teori-teori yang bisa dikomperensikan pada tempat yang lain.
Dalam menentukan sebuah objek yang diteliti atau sebuah penelitian eksakta bisa digunakan dengan menyesuaikan laboratorium yang digunakan. Mengubah-ubah kondisi laboratorium untuk mengasilkan kondisi yang sesuai dengan kondisi stabil yang diperlukan suatu percobaan tersebut. Misalnya: untuk sebuah percobaan pengamatan cermin cekung dan cembung dibutuhkan sebuah kondisi gelap total sehingga laboratorium fisika membutuhkan ruang gelap total. Berbeda dengan laboratorium social yang menyesuaikan keadaan suatu masyarakat. Misalnya ketika ada sebuah kelas yang anaknya secara umum memiliki prestasi baik namun ternyata secara tingkahlaku termasuk anak-anak yang nakal dan selalu berbuat criminal. Dari dua contoh kasus diatas akan sangat tampak perbedaan jika dalam laboratorium eksakta kita akan mudah mengkolaborasikan alat-alat yang ada di dalam laboratorium untuk penelitian kita berbeda dengan laboratorium social yang kita yang harus menyesuaikan penelitian kita dengan laboratorium yang ada.
Laboratorium eksakta wajib berada di alam nyata yang bisa disentuh dengan alat-alat indera dan bisa digunakan dalam proses belajar mengajar atau penelitian. Berbeda dengan laboratorium social yang memungkinkan ada di dunia maya jika pengamatan dan percobaan tersebut mengarah kesana. Dan flexibelitas dari laboratorium social lebih besar dibanding dengan laboratorium eksakta yang memiliki syarat-syarat khusus yang memiliki standarisasi yang jelas.
Untuk perawatan yang digunakan juga terdapat perbedaan mencolok. Jika laboratorium eksakta membutuhkan perawatan khusus dan biaya perawatan maka laboratorium social hanya membutuhkan izin dari pihak birokrasi tempat tersebut untuk melakukan penelitian yang diinginkan.
Terdapat ketentuan dan syarat minimal untuk berdirinya sebuah laboratorium eksakta. Hal ini terkait pada kelengkapan peralatan yang dibutuhkan praktikan untuk melakukan praktikum pada sebuah laboratorium. Dan semaikin lengkap sebuah laboratorium eksakta akan semakin menjadi rekomendasi percobaan atau praktikum begitu pula dengan sebaliknya. Semakin tidak terlalu lengkap sebuah laboratorium akan semakin jarang direkomendasikan untuk praktikum.
Dan berbeda dengan laboratorium social yang tidak terbatas pada kelengkapan alat dan bahan yang berada di laboratorium (karena memang laboratorium social lebih di khususkan sebuah tempat umum yang di khususkan pada sebuah topic tertentu).
(rn)
Selasa, 21 Desember 2010
Senin, 20 Desember 2010
Teguran akan Makna Sepi yang Kujalani
Pesan dari sahabat yang tiba-tiba muncul membuyarkan pikiranku dan kembali bernostalgia terhadap seuatu yang bernama kesendirian. Sepakat bahwa Allah adalah teman yang selalu ada bahkan disaat kita tidak menyadari keberadaan-Nya. Sesungguhnya kita benar-benar lemah untuk mengingat Allah saat kebahagiaan menjelang dan kita meratap memohon pertolongan ketika kesulitan itu menjelang.Tuhan begitu menentramkanmaka kendati takdir aku hidup sendiriaku merasa tidak kesepiansebab ada Dia yang selalu menemani.
saat sepi adakah yang lebih indah dari rasa ditemani?saat berduka, adakah yang lebih nyaman dari rasa berkawan?sesungguhnya Dia adalah kawan yang tak pernah pergi, sahabat yang tak pernah khianat.
Kawan, akupun tak pernah lebih baik darimu dan ketika kau menuliskan semua ini yang kurasakan adalah betapa lemah diri ini. aku harus mengingat Allah ketika kelemahan dan kesepian mendera diri ini. ketika bahagia melanda hampir kulupakan Dirimu Rabb...
Syukron katsir telah diingatkan, banyak salah afwan...
Sebuah Asa Berkawan Sepi
Ditengah hujan yang turun sedemikian derasnya aku coba menatap kembali lembar-lembar hidup yang pernah aku jalani. Menoreh luka di hati kawan dan menoreh sakit pada mereka yang mungkin membenci ku dari aspek apapun. Dulu kesendirian merupakan temanku, menemaniku walau yang lain pergi aku tak perduli. Sekarang dengan rangkulan dakwah semakin bisa ku ungkap segala asa dan rasa dalam hatiku. tak ayal semua pergi kala ku butuh teman dan kawan. ku kembali mengais kasih sayang dan mencari makna sebuah kasih sayang yang mungkin kini bermetafora menjadi kata ukhuwah. Dan yang kutahu Allah mencabut ukhuwah itu kala aku sudah mulai melupakan-Nya. Allah menghempaskan aku dalam kesendirian kala aku mulai sibuk dengan mereka yang ada di dunia ini. Dan aku mulai sadar bahwa Allah benar-benar Maha Pencemburu.
Pertanyaan terkait mu`amalah
Wah pak ustad nggak datang nih... nih pertanyaan yang jadi PR dari pemadnu
1. mengapa islam mengatur masalah mu`amalah?
2. dg cara apasaja qita bisa memiliki barang secara sah?
3. apa itu aqod? sebutkan bentuk2nya!
4. ada berapa rukun jual beli itu?sebutkan dan jelaskan!
5. jual beli seperti apa saja yang dilarang oleh islam?
6. jelaskan syarat2 yang harus ada pada barang yang diperjual belikan
7. apa yang dimaksud khiar dalam jual beli berikan contohnya
8. sebutkan dan jelaskan ragam jual beli dilihat dari aspek harganya
9. apa yg dimaksud dg qirod berikan dengan contohnya
kita diskusi dulu ya...
1. mengapa islam mengatur masalah mu`amalah?
2. dg cara apasaja qita bisa memiliki barang secara sah?
3. apa itu aqod? sebutkan bentuk2nya!
4. ada berapa rukun jual beli itu?sebutkan dan jelaskan!
5. jual beli seperti apa saja yang dilarang oleh islam?
6. jelaskan syarat2 yang harus ada pada barang yang diperjual belikan
7. apa yang dimaksud khiar dalam jual beli berikan contohnya
8. sebutkan dan jelaskan ragam jual beli dilihat dari aspek harganya
9. apa yg dimaksud dg qirod berikan dengan contohnya
kita diskusi dulu ya...
Refleksi Perjalanan Diri
Bismillah,
Sejenak terpikir pikiran konyol untuk pulang ke Jombang setelah beberapa hari tanpa henti mengembara di kota penuh mimpi Yogyakarta. Penat. Penat. Penat. Apalagi setelah sedikit terkena musibah di Asramah. Serasa tak memiliki tempat untuk meletakkan semua lelah yang ada. pagi ini hari sabtu (18 Desember 2010) sudah tak bisa kutahan kepenatan hatiku. Kucoba untuk bertahan namun tak mungkin lagi. Pagi selepas sholat subuh kuputuskan untuk meninggalkan Yogya dan pulang ke rumah Jombang. Pukul 10.00 WIB aku sudah berada di Bus M*ra dan menginjakkan kaki di Jombang beberapa saat sebelum adzan magrib tiba. Laper! akhirnya makan masakan Khas Jawa Timur. Rawon.. hemmmm... dan sampai di rumah dengan sambutan hangat keluarga dan enaknya pepes ikan masakan mama tercinta. Subhanallah!
sebelumnya ada sebuah SMS yang begitu berkesan bagiku
di jombang kerjanya bener-bener istirahat dan cuma bantu mama masak hari ahad aza. itupun cuma perkedel dan sup. juga telur bakar dan jus jambu merah. oh ya lagi itu ketela pohon goreng. enak banget lah! sederhana tapi kena banget rasa persaudaraan dan kekeluargaannya. sempat di marahi mama juga terkait di Yogja ga pernah masak. paham banget dengan kekawatiran mama terkait aku wanita dan sudah sangat kodrat harus bisa masak. walaupun diselingi peperangan kecil tapi itu adalah bumbu rumah tangga bukan? rasanya ingin berlama-lama di rumah tapi aku pikir nggak mungkin deh! harus segera balik Yogja dan menyelessaikan laporan yang tertunda gara-gara sakit.
senin malam jam 02.00 aku sudah berada di atas bis M*ra. tidur dengan separo tidak tidur. bayangin aza baru tidur bisa dah ngerem ndadak dll. bener-bener dahsyat. bagi yang sudah pernah ngebut dengan bis pasti tahu sensasi yang ditimbulkan. dahsyat banget pokoknya!!
sampai di yogya pas jam 07.30 dan telat kuliah so bolos lagi hehehe!!! ^_^V bagi yang tau aku mau tobat bentaran ya!! sekali terakhir insyaallah.
tau-tau sudah dapat warnning tugas....
Sejenak terpikir pikiran konyol untuk pulang ke Jombang setelah beberapa hari tanpa henti mengembara di kota penuh mimpi Yogyakarta. Penat. Penat. Penat. Apalagi setelah sedikit terkena musibah di Asramah. Serasa tak memiliki tempat untuk meletakkan semua lelah yang ada. pagi ini hari sabtu (18 Desember 2010) sudah tak bisa kutahan kepenatan hatiku. Kucoba untuk bertahan namun tak mungkin lagi. Pagi selepas sholat subuh kuputuskan untuk meninggalkan Yogya dan pulang ke rumah Jombang. Pukul 10.00 WIB aku sudah berada di Bus M*ra dan menginjakkan kaki di Jombang beberapa saat sebelum adzan magrib tiba. Laper! akhirnya makan masakan Khas Jawa Timur. Rawon.. hemmmm... dan sampai di rumah dengan sambutan hangat keluarga dan enaknya pepes ikan masakan mama tercinta. Subhanallah!
sebelumnya ada sebuah SMS yang begitu berkesan bagiku
begitu berat hati dan diri ini harus berpisah dengan u. meski sebentar tapi bagiku tetep lama cint, q berharap setelah u balik kesini u akan temukan hal yang lebih baik dan lebih indah. Serahkan semua pada Allah. pesanku cuma satu: selamat di jalan, jaga diri, jaga kesehatan. balik ke yogya bawa oleh2 yg banyak special buat aku. Jujur aku suka gaya loe cint.ya begininal aku, keras dan sok sulit diataur. tapi klo udah percaya pada seseorang akan nurut banget dengan berbagai usul yang diberikan yang kira-kira logis untuk dijalanni walau rasanya berat banget. kembali di asramah aku benar2 keras dan seolah menjadi orang lain di rumahku sendiri. Merasa ada yang aneh dengan sikap mereka. pulang ke jombang kemaren memang ga izin dengan pengurus asramah. (dan jangan di contoh ukhti Ira solihah). di jalan bener-bener melepaskan pikiran yang berada di yogja. banyak tugas dan laporan yang belum selesai tapi ya biarlah. sekali ini saja. rencananya hari sabtu-ahad-senin jam 1 dini hari pulang ke Yogya.
di jombang kerjanya bener-bener istirahat dan cuma bantu mama masak hari ahad aza. itupun cuma perkedel dan sup. juga telur bakar dan jus jambu merah. oh ya lagi itu ketela pohon goreng. enak banget lah! sederhana tapi kena banget rasa persaudaraan dan kekeluargaannya. sempat di marahi mama juga terkait di Yogja ga pernah masak. paham banget dengan kekawatiran mama terkait aku wanita dan sudah sangat kodrat harus bisa masak. walaupun diselingi peperangan kecil tapi itu adalah bumbu rumah tangga bukan? rasanya ingin berlama-lama di rumah tapi aku pikir nggak mungkin deh! harus segera balik Yogja dan menyelessaikan laporan yang tertunda gara-gara sakit.
senin malam jam 02.00 aku sudah berada di atas bis M*ra. tidur dengan separo tidak tidur. bayangin aza baru tidur bisa dah ngerem ndadak dll. bener-bener dahsyat. bagi yang sudah pernah ngebut dengan bis pasti tahu sensasi yang ditimbulkan. dahsyat banget pokoknya!!
sampai di yogya pas jam 07.30 dan telat kuliah so bolos lagi hehehe!!! ^_^V bagi yang tau aku mau tobat bentaran ya!! sekali terakhir insyaallah.
tau-tau sudah dapat warnning tugas....
- komunikasi bisnis. Makalah yang resume 3 minggu yang lalu belum
- Sistem keamanan. makalahnya belum buat dah out sejak sebulan yang lalu... peace...
- Take home MID managemen pendidikan. telat banget tapi gapapa deh dari pada tidak sama sekali
- e-learning (kelihatannya aku harus meng-ikhlaskan matakuliah ini. aku nggak paham sama sekali.(22 SKS - 2 SKS)
- admin jaringan komputer teori: buat rancangan jaringan komputer sekolah dengan paket trecert dan keterangan ditulis dengan word.
- admin jaringan komputer praktek: buat video tutorial FreeBSD dari mulai instalasi sampai buat mai server, DNS, dll pilih salah satu.
- dan yang paling penting semester ini laporan Praktik Industri
Langganan:
Postingan (Atom)